(004) HACKERS AND CRACKERS NEWS

BELAJAR MENJADI HACKER

Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker.
Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet. Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik – jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain.
Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet.
Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.
Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di :
http://www.sans.org
http://www.rootshell.com
http://www.linuxfirewall.org/
http://www.linuxdoc.org http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls/ http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/.
Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis).
Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa diperoleh di http://www.iss.net/vd/mail.html, http://www.v-one.com/documents/fw-faq.htm.
Dan bagi para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di :
http://bastille-linux.sourceforge.net/, http://www.redhat.com/support/docs/tips/firewall/firewallservice.html.

Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari :
http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari :
http://pandu.dhs.org/Buku-Online/. Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made Wiryana untuk ini.
Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik hacking ini – tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) http://www.kpli.or.id.
Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor misalnya di : http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.
Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques Adopted By ‘System Crackers’ When Attempting To Break Into Corporate or Sensitive Private Networks,” fist@ns2.co.uk http://www.ns2.co.uk.
Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik pengguna Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna Internet di Indonesia adalah anak-anak muda pada usia ini juga. Memang usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru termasuk ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil menginternetkan ke 25000 sekolah Indonesia s/d tahun 2002 – karena tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak muda kita ini.
Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua kelemahan umum yang ada.
Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1) hosting web server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web / internet kepada karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan.
Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).
Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.
Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah ‘ls <domain or network>’ , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah ‘expn <user>’, dan (5) mem-finger user di mesin-mesin eksternal lainnya.
Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI), dengan akses ke file /etc/hosts.allow. Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan.
Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti ‘ps’ & ‘netstat’ di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.
Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan). Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).
Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan ‘clean-up’ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang ‘backdooring’. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh.
Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm -rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali, terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis. Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru.
Backup menjadi penting sekali terutama pada mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm -rf / &’. Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan sangat menghargai keberadaan para hacker (bukan Cracker).
Karena berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Berbagai kelemahan sistem di perbaiki karena kepandaian rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb. secara sukarela karena hobbynya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di sebarkan secara cuma-cuma di Internet untuk keperluan masyarakat Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia justru tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan jauh dari rasa sosial.
Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk keberlangsungan / survival dotcommers di wahana Internet Indonesia. Sebagai salah satu bentuk nyatanya, dalam waktu dekat Insya Allah sekitar pertengahan April 2001 akan di adakan hacking competition di Internet untuk membobol sebuah server yang telah di tentukan terlebih dahulu.
Hacking competition tersebut di motori oleh anak-anak muda di Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh anak muda seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto (hartx@writeme.com) & Lekso Budi Handoko (handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya, mereka umumnya bermodal cekak – bantuan & sponsor tentunya akan sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan muda ini.
Mudah-mudahan semua ini akan menambah semangat pembaca, khususnya pembaca muda, untuk bergerak di dunia hacker yang mengasyikan dan menantang. Kalau kata Captain Jean Luc Picard di Film Startrek Next Generation, “To boldly go where no one has gone before”.

============================================================================================================

MengCrack Password Linux/Unix

Sebenarnya sangat sulit untuk meng-crack password Linux karena pada Linux modern (dan Unix pada umumnya) biasanya password tidak disimpan pada file /etc/passwd tetapi pada file /etc/shadow yang hanya dapat diakses oleh root. Tetapi bila kita bisa mendapatkan kedua file ini maka kita dapat melakukan crack dengan tool seperti John the Ripper (JtR), http://www.openwall.com/john/. Untuk mulai melakukan crack maka kedua file harus digabung dulu dengan tool unshadow yang sudah tersedia pada paket JtR.

Password Linux pada umumnya disimpan pada file dengan format sebagai berikut :
owner:EJymyuhn54t2E:510:102:Someuser Info:/home/subdir/owner:/bin/bash

1 2 3 4 5 6 7

Bagian yang terpenting adalah bagian (field) kesatu dan kedua, juga yang ke lima. Bila digunakan shadow maka bagian kedua ditandai dengan x dan string tersebut disimpan pada file /etc/shadow . Bagian pertama merupakan nama user yang digunakan untuk login, sedangkan yang kedua merupakan password dalam bentuk terenkripsi dengan metoda sedemikian sehingga string ini merupakan hashing satu arah. Pada umumnya metoda yang digunakan adalah dengan menggunakan metoda enkripsi DES, MD5 dan enkripsi Blowfish. DES (Data Encryption Standard) merupakan metoda yang pertama kali digunakan dalam penyimpanan password, metoda ini sudah tidak biasa digunakan lagi, karena dengan mesin-mesin modern akan didapat kecepatan cracking yang tinggi, sekitar 800.000 lebih kombinasi password per detik pada komputer dengan prosessor Pentium 4 – 2,4 GHz, sehingga bila menggunakan metoda ini password akan relatif lebih mudah di-crack. Metoda MD5 (Message Digest 5) merupakan metoda yang umum digunakan pada saat ini dan relatif lebih sulit dipecahkan, kecepatan cracking sekitar 4.400 kombinasi per detik pada P4 2,4 GHz. Metoda Blowfish masih jarang digunakan dan kecepatan cracking-nya lebih rendah lagi, dibawah 500 kombinasi per detik pada P4 2,4 GHz.

Seperti telah disebut di atas untuk meng-crack password ini dapat digunakan JtR. Pada JtR ada beberapa mode craking yang disediakan :

  1. Single crack Mode, mode ini merupakan mode pertama yang harus dicoba. Pada mode ini akan dicoba informasi login/gecos (informasi pada field kesatu dan kelima, pada format password di atas) sebagai password. Metoda ini jauh lebih cepat dari metoda wordlist mode dan memungkinkan menggunakan banyak aturan (rule). Aturan ini bisa dilihat di file john.conf, seperti: penambahan numerik pada huruf akhir, penambahan huruf s, diubah ke huruf besar, dll. Bila password ditemukan maka password ini akan dicobakan pada keseluruhan daftar password kalau-kalau ada yang menggunakan password yang sama. Tentu saja dengan metoda ini hanya akan didapat password dari informasi login/gecos saja.
  2. Wordlist Mode, ini merupakan cara yang paling sederhana pada JtR, yang diperlukan adalah daftar kata-kata yang berupa file teks, file ini harus terdiri dari satu kata per baris. Dengan metoda ini kita dapat juga mengaktifkan aturan (rule) yang akan digunakan untuk memodifikasi kata, aturan ini juga bisa dilihat pada file john.conf dan bila perlu bisa dimodifikasi. Daftar kata-kata yang bisa digunakan bisa berasal kata-kata yang dikumpulkan dari bahasa nasional, bahasa daerah atau bahasa asing (Inggris, Jerman, Perancis , dll) . Untuk bahasa asing di-internet sudah tersedia dan biasanya satu file bisa terdiri dari berjuta-juta kata yang dapat digunakan. Sedangkan untuk bahasa nasional dan daerah mungkin kita harus mengumpulkannya sendiri, penulis sendiri pernah mengumpulkan beberapa puluh ribu kata. Daftar ini dikumpulkan dari media-media nasional yang ada di-internet untuk kata-kata yang umum, dari berbagai database untuk nama-nama orang, nama lokasi geografis (seperti nama pulau, gunung, sungai, dll). Daftar kata lain yang bisa digunakan adalah angka numerik seperti tanggal, karena orang kadang-kadang menggunakan tanggal lahir sebagai password. Format tanggal dapat dibuat dalam berbagai format seperti DMY, DDMMYY, DDMMYYYY, YYMMDD, YYYYMMDD, dsb. Bisa dibuat program sederhana untuk membuat format ini dan dalam range tahun tertentu (misalnya dari tahun 1940 2003) kemudian disort untuk menghilangkan duplikasi.
  3. Incremental Mode, cara ini adalah cara yang paling ampuh karena menggunakan semua kombinasi dari berbagai karakter yang mungkin (brute force). Tetapi tentu saja cara ini akan memakan waktu yang sangat lama. Oleh sebab itu digunakan tabel frekuensi karakter, untuk mendapatkan sebanyak mungkin kombinasi password dalam waktu yang terbatas. Untuk menggunakan metode ini dibutuhkan definisi spesifik dari parameter yang akan digunakan seperti panjang password dan charsets (karakter sets).
  4. External Mode, metode terakhir yang dapat digunakan dan didefinisikan dalan john.conf . Pada bagian ini kita harus mendefinisikan fungsi tertentu yang akan digunakan oleh JtR untuk menghasilkan rangkaian kata tertentu yang akan dicobakan.

Dari hasil percobaan penulis untuk mode Single Crack kita dapat memperoleh kurang lebih 10% dari keseluruhan daftar password, sedangkan untuk Wordlist mode tergantung banyak kata yang digunakan tapi kurang lebih bisa mencapai 35%. Sedangkan Untuk Incremental mode dan External mode penulis belum pernah mencoba sampai tuntas karena memakan waktu yang sangat lama.

Untuk mendapatkan hasil cracking password yang lebih banyak tentu saja dipengaruhi oleh beberapa faktor :

  • Pertama tentu metoda yang digunakan dalam password, dengan metoda DES tentu akan jauh lebih banyak didapat password dibanding metoda MD5 atau Blowfish.
  • Daftar kata yang lebih banyak, dengan mencoba sebanyak-banyaknya kata yang mungkin digunakan tentu
    saja akan didapat hasil cracking yang lebih banyak.
  • Proses cracking tidak terbatas waktu, lebih banyak waktu yang digunakan maka akan didapat lebih banyak password. Tapi tentu saja hal ini dibatasi oleh validitas dari password, karena kemungkinan user telah mengganti password dalam periode tertentu dan kemungkinan user telah tidak aktif (telah dihapus dari daftar password) pada saat password ditemukan.
  • Tentu saja dengan jumlah resource (hardware) yang lebih banyak, proses cracking dapat didistribusikan ke banyak mesin sehingga proses cracking dapat sangat dipercepat.
  • Dari hasil pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa: metoda penyimpanan password Linux/Unix sebenarnya sangat aman, tetapi metoda seaman apapun selalu ada lubang yang bisa ditembus karena faktor terpenting keamanan komputer terletak pada pengguna komputer itu sendiri. Bila pengguna tidak berhati hati, dalam hal ini memilih password akan selalu ada kemungkinan password-nya bisa ditebak oleh orang lain dan tentu hal ini akan sangat merugikan user itu sendiri. Untuk itu perlu digunakan modul untuk pengecekan keamanan password dan yang penulis tahu memang hal ini sudah tersedia untuk Linux, tetapi tidak semua admin menggunakan modul ini untuk menjaga keamanan user.

=====================================================================================================================
UNDERGROUND WEB

 

  1. DLOT’S STATE OF CONFUSION HOMEPAGE http://pages.prodigy.com/Confusion/kayos/index.html
    Pirating, cracking, cracking, phreaking, hacking, and crypto utilities.
    Links to other underground sites.
  2. BLACK CRAWLING SYSTEMS ARCHIVES
    http://www.l0pht.com/~oblivion/blackcrawlarch.html

    Many texts on cellular phreaking, hacking, cryptography, survival, UFOs, electronic projects, telephony, and more.
  3. SNAKEZ AND LADDERZ
    http://www.io.org/~bubba

    http://www.io.org/~bubba/hackz.html
    Main page has links to various Mac hacking sites.
    “hackz” has many Mac hacking programs.
  4. THE WORLD OF HACKING
    http://www.spatz.com/pecos/index.html

    Links to various underground sites.
  5. CYBERPUNK RESEARCH LABS
    http://www.nation.org/~cattle

    Links to various underground sites.
  6. CSC’S SPYBBS “TOO MANY SECRETS”
    http://www.spy.org/

    Security related texts and utilities.
  7. COMPUTER AND NETWORK SECURITY REFERENCE INDEX
    www.telstra.com.au/info/security.html

    Information on computer and network security.
  8. LUNARGUY’S PHUN STUPH
    http://www.phantom.com/~lunarguy/phun.html

    Links to various underground sites.
  9. THE INSOMNIAC’S HOME PAGE
    http://www.monmouth.com/~jshahom/

    Phreaking and hacking texts.
    Zines.
  10. J. CASE’S FTP SITE
    http://ftp://ftp.clark.net/pub/jcase/

    Hacking and phreaking texts and utilities.
  11. STEPPIN’S UNDERGROUND LINKS
    http://www.paranoia.com/~steppin/

    Various hacking related text files.
    Zines.
    Links to other underground sites.
  12. CHRIS FONTE’S NEOPHREAK PAGE
    www.fishnet.net/~backdoor/

    Links to various underground sites.
  13. COLD FIRE’S WEB PAGE
    http://www.paranoia.com/~coldfire/

    Phreaking texts.
    Links to various underground sites.
  14. DEATHSTROKE’S AWESOME CRACK PAGE
    http://goth.vironix.co.az/~dstroke/cracks.html

    Many game cracks.
    Serial numbers and registration numbers for software and games.
  15. THE GODZ OF CYBERSPACE
    http://www.louisville.edu/~wrbake01/

    Linkx to various underground sites.
  16. ICE-9′S PAGE
    http://www.paranoia.com/~ice9/

    Anarchy texts.
    Security texts.
  17. IHTFP ONLINE HACK ARCHIVE
    http://fishwrap.mit.edu/Hacks/Gallery.html

    This is the MIT gallery of hacks.
  18. KLON’S UNDERGROUND PAGE
    http://wildsau.idv.uni-linz.ac.at/~klon/underground/underground.html
    Hacking, phreaking, carding, password cracking, and virus creation.
    utilities.
  19. ONKEL DITTMEYER’S HOMEPAGE
    http://www.planet.net/onkeld/

    Links to various underground sites.
  20. SATAN’S LAIR
    http://www.ncf.carleton.ca/~ba640

    Hacking related texts and utilities.
    Links to various underground sites.
  21. SHADOW MASTER’S H/P/C HOT LINKS
    http://www.macnet.com/home/anderson/links.html

    Links to various underground sites.
  22. STEPPIN’S UNDERGROUND LINKS
    www.paranoia.com/~steppin/

    Links to various underground sites.
  23. VIRUS SOURCE HOMEPAGE
    http://www.xcitement.com/virus/
  24. IRON FEATHER JOURNAL
    http://nyx10.cs.du.edu:8001/~sprother/ifj.html

    Home of Iron Feather Journal hacking magazine.
  25. THE AVENGER’S FRONT PAGE
    http://tklab1.cs.uit.no/%7Epaalde/Revenge/

    Revenge and anarchy texts.
  26. POLLANEN’S BEWARE PAGE
    http://www.lookup.com/Homepages/53936//beware.html

    Links to various underground sites.
  27. THE PIRATE SATELLITE
    http://fermi.clas.virginia.edu/~cmd9m/

    Terrorism and anarchy texts.
  28. CYBER SPYDER’S HOME PAGE
    http://ids.net/~cyberspyder/index.html

    Hacking, phreaking, and anarchy texts.
  29. COMPUTING AND HACKING FOLKLORE
    http://union4.su.swin.edu.au/~skud/hack.html

    Computer and hacking folklore archive.
  30. BOOM!
    http://www.mcs.net/~candyman/http/boom.html

    Anarchy, explosives, and pyrotechnics texts.

CRASH AND BURN


Leave a Reply