(888) NEWS FROM NEO-NAZI
Rabu, 03/09/2008 11:20 WIB
Markas Komunitas Neo-Nazi Diserang Cracker

Jakarta – Sejumlah cracker menyerang forum online Blood & Honor. Komunitas ini adalah kelompok yang masih menjalankan serta berusaha menyebarluaskan paham neo-nazi.
Si pelaku menamakan dirinya kelompok cracking ANTIFA. ANTIFA sendiri adalah kepanjangan dari The Anti-Fascist Action, yang merupakan kelompok sosialis sayap kiri yang menentang seksualisme, rasisme dan penyuka sesama jenis. Kelompok ini mempunyai cabang di Jerman, Denmark, Swedia Ceko dan negara lainnya.
Si pelaku pun meninggalkan jejak dengan membuat pernyataan berikut: ‘Sebagai bagian dari perjuangan melawan gerakan fasis, kami meng-hack forum Blood & Honor.’
Database dari forum ini menyimpan lebih dari 31.948 anggota yang teregistrasi. Dengan serbuan tersebut, dilansir detikINET dari softpedia, Rabu (3/9/2008), ribuan threat diskusi, pesan pribadi para anggota hingga jadwal konser musik underground yang berbau fasis tak lagi bisa diakses.
Organisasi Neo-Nazi Blood & Honor pertama kali dibentuk pada 1980-an di Inggris oleh Ian Stuart Donaldson, seorang musisi punk. Pada awalnya, penyebarluasan ideologi neo-nazi dilakukan melalui sarana musik.
Keberadaan komunitas ini selanjutnya berkembang dengan merambah negara-negara barat lainnya. Namun keberadaannya hanya untuk kalangan underground. Di Jerman, komunitas ini dianggap ilegal dan telah dilarang keberadaannya sejak tahun 2000.
=====================================================================================
Selasa, 11 November 2008 – 03:26 wib
Bremen Larang Fans Neo-Nazi Masuk Stadion

Foto: Penganut neo-Nazi / AP
BREMEN – Citra neo-Nazi memang buruk. Sekelompok fans radikal Werder Bremen yang pro kepada paham propaganda warisan Perang Dunia II akhirnya mendapat larangan memasuki stadion Bremen.
Delapan anggota neo-Nazi sudah pasti dicekal untuk mendukung Bremen di kandang. Kemungkinan pencekalan diperluas menjadi larangan memasuki stadion di seluruh Jerman juga terbuka.
Kedelapan suporter liar tersebut ditahan pada pertandingan Bundesliga di Bochum, karena mencoba mengibarkan bendera perang imperialisme Jerman pada masa Perang Dunia II dan juga memamerkan lambang neo-Nazi.
“Kami tidak membutuhkan pengunjung stadion seperti itu,” demikian pernyataan Bremen dalam situs mereka, Selasa (11/11/2008). “Kami menanggapi insiden ini sangat serius dan akan mengambil tindakan untuk mencegah kejadian seperti itu.”
Saat ini Bremen tengah melakukan pembicaraan dengan Federasi Sepakbola Jerman (DFB) untuk melihat apakah hukuman tersebut dapat diperluas mencakup stadion di seluruh Jerman.
=========================================================================================


Leave a Reply